Foto: pilot-service.com.ua

Umair bin al-Humam: Ehm-ehm

Suatu ketika, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam berangkat bersama para sahabatnya hingga mendahului kaum Musyrik sampai ke sumur Badar. Setelah itu kaum Musyrik pun datang. Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Berdirilah kalian menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi.”

Anas bin Malik berkata; maka berkatalah Umair bin al-Humam al-Anshary “Wahai Rasulullahh! Benarkah yang kau maksud itu surga yang luasnya seluas Iangit dan bumi?”

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Benar”

BACA JUGA: Pesan Nabi pada Anas bin Malik

Umair berkata, “ehm-ehm”.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada Umair, “Wahai Umair, apa yang mendorongmu untuk berkata ehm-ehm?”

Umair berkata, “Tidak ada apa-apa Ya Rasulullah, kecuali aku ingin menjadi penghuninya”.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesunguhnya engkau termasuk penghuninya, Wahai Umair!”

Anas bin Malik berkata; Kemudian Umair bin al-Humam mengeluarkan beberapa kurma dari wadahnya dan iapun memakannya. Kemudian berkata, `jika aku hidup hingga aku memakan kurma-kurma ini sesungguhnya itu adalah kehidupan yang lama sekali.”

BACA JUGA: Sahabat yang Aktif dalam Berdakwah dan Berjihad

Anas berkata; Maka Umair pun melemparkan kurma yang dibawanya, kemudian maju untuk memerangi kaum Musyrik hingga terbunuh.

Ketaatannya kepada Allah Umair membuang kurmanya, karena panggilan jihad lebih utama baginya daripada memakan kurma tersebut. []

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Teruslah Maju, Wahai Rasulullah

Sa'ad bin Mu'adz, tokoh suku Aus dan pemuka Anshar, berdiri dan berkata, "Demi Allah, benarkah yang engkau maksudkan adalah kami?"

you're currently offline