Foto:Pinterest

Tatkala Sekelompok Malaikat Turun ke Bumi

Usaid sangat mencintai al-Qur’an seperti mencintai kekasihnya. Kecintaannya pada al-Qur’an inilah yang mengantarkannya masuk Islam. Suatu malam, Usaid bin Hudhair membaca al-Qurlan di belakang rumahnya.

Di dekatnya, terlihat putranya yang masih kecil sudah tertidur lelap. Di sampingnya, berdiri seekor kuda yang siap mengantarnya berperang membela agama Allah. Saat Usaid membaca al-Qur’an, kuda itu meronta-ronta hebat dan berlari ke sana kemari. Akibatnya, tali kekangnya hampir terputus.

BACA JUGA: Mengapa Keutamaan Kaum Perempuan Tidak Disebutkan dalam Al-Quran Sebagaimana Kaum Laki-Laki?

“Ada apa dengan kudaku ya?” pikir Usaid keheranan.

Kudanya baru diam, saat Usaid berhenti membaca al-Qur’an. Ternyata kejadian tersebut terus berulang. Setiap Usaid membaca al-Qur’an, selalu saja kudanya bergerak dan tak mau diam.

Namun saat Usaid tidak membaca al-Qur’an, kudanya pun ikut terdiam. Bersamaan dengan itu, tiba-tiba Usaid melihat awan yang bentuknya seperti payung.

“Belum pernah aku melihat bentuk awan yang mengagumkan seperti itu,” ucap Usaid penuh kekaguman.

BACA JUGA: Nadhr bin Harits, Penyair yang Melecehkan Al-Quran

“Ketahuilah, Usaid. Awan yang mirip payung itu adalah sekelompok malaikat yang turun ke bumi karena mendengarkan engkau membaca al-Qur’an,” jelas Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam saat Usaid menceritakan kejadian itu padanya. []

Sumber: 77 Pesan Nabi untuk Anak Muslim/Karya: Abu Alkindie Ruhul Ihsan dan Abu Azka

About Dini Koswarini

Check Also

Teruslah Maju, Wahai Rasulullah

Sa'ad bin Mu'adz, tokoh suku Aus dan pemuka Anshar, berdiri dan berkata, "Demi Allah, benarkah yang engkau maksudkan adalah kami?"

you're currently offline