Foto: wallhere

Solusi saat Mimpi Buruk Menghampiri

Pada suatu malam, Abdullah ibn Umar tidur di Masjid Nabawi. Kala itu, sahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam yang meninggal dunia di Kota Makkah itu masih muda.

Ketika tidur, dia bermimpi buruk. Dia ditangkap oleh dua malaikat. Lantas, oleh kedua malaikat itu, dia dibawa ke neraka. Di dalam neraka, putra sulung pasangan suami istri Umar ibn Al-Khattab dan Zainab binti Mazh’un tersebut, melihat api melingkar-lingkar bagaikan sumur dengan dua tonjolan seperti tanduk. Di dalam neraka juga terdapat banyak orang yang dikenalinya.

BACA JUGA: Ikut Sertanya Rasulullah dalam Pembangunan Masjid

Merasa gentar melihat pemandangan yang demikian, dia pun berdoa, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari api neraka.”

Usai berdoa, anak muda yang kelak menjadi seorang pakar manasik haji dan terkenal dermawan itu, tiba-tiba didatangi satu malaikat lain yang mengadang kedua malaikat itu.

Begitu dekat dengan Abdullah ibn Umar, malaikat itu berkata kepadanya, “Abdullah, tak usah takut, menghindarlah dari kedua malaikat itu.”

Begitu bangun dari tidur, Abdullah ibn Umar pun resah dan gelisah. Mimpi buruk tersebut selalu membayang-bayangi pikirannya. Dia pun ingin menceritakan mimpinya tersebut kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, sepertiyang acap dilakukan orang lain ketika bermimpi sesuatu.

Tetapi, dia segan dan tidak berani menemui beliau. Maka, dia mendatangi saudara perempuan kandungnya yang juga istri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, Hafshah binti Umar ibn Al-Khattab. Kepada sang kakak, dia pun menuturkan mimpi buruk tersebut dan memintanya untuk menuturkannya kepada sang suami, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam.

Hafshah pun segera menemui sang suami tercinta dan menyampaikan pesan sang adik. Mendengar penuturan putri sulung Umar bin Khattab tersebut, beliau berkata, ‘Abdullah adalah orang yang paling beruntung, andai saja dia selalu shalat Tahajud pada malam hari.”

BACA JUGA: Apakah Ibadah yang Kita Lakukan Membuat Allah SWT Senang?

Semenjak itu, putra Umar  bin Khattab yang pernah menjadi gubernur itu selalu tidak berlama-lama tidur pada malam hari dan selalu shalat Tahajud. Dan, sejak itu pula, dia tidak pernah bermimpi buruk. []

Sumber: Pesona Ibadah Nabi: Shalat Zakat Puasa Haji/Karya: Ahmad Rofi` Usmani/Penerbit: Mizania/2015

About Dini Koswarini

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline