Foto: gumucio

Siapa Wanita Ini? Berani Membentak Khalifah

Suatu hari, sseorang wanita mukminah yang telah dididik Islam pernah menghentikan Umar bin Khattab di jalan untuk mengingatkan dan menasihatinya.

BACA JUGA: Gugatan Seorang Wanita yang Dijawab oleh Allah

“Hai Umar, aku masih ingat bahwa dulu engkau bernama Umair yang sering bermain di pasar Ukaz dan menggem-balakan kambing. Belum lama rasanya aku menyaksikan itu semua. Dan kini tahu-tahu engkau sudah bernama Umar dan menjadi khalifah. Takutlah kepada Allah dalam hal menyangkut rakyat. Ketahuilah, barang siapa takut kepada janji maka yang jauh akan terasa semakin dekat. Dan barang siapa takut kepada mati maka ia akan takut berpisah dari dunia!” ucap Khaulah.

Semua nasihat itu didengarkan oleh Umar sambil berdiri dengan kepala menunduk.

“Hai perempuan, lancang sekali engkau terhadap Khalifah!” bentak al-Jarud, yang saat itu menemani Umar.

“Biarkan dia! Tahukah engkau siapa dia? Dia adalah Khaulah yang pengaduannya didengar Allah dari atas langit ketujuh. Oleh karena itu, Umar amat patut untuk mendengarkan nasihatnya,” ujar Umar melarang al-Jarud bersikap tak senonoh kepada Khaulah.

BACA JUGA: Saat Khalifah Umar Dikritik

Selanjutnya, Umar melanjutkan, “Demi Allah, andaikata ia tidak beranjak dari hadapanku hingga malam tiba, akupun tidak akan beranjak dari hadapannya sampai ia menyelesaikan keperluannya, kecuali jika waktu shalat tiba maka aku akan shalat terlebih dahulu dan selanjutnya aku akan kembali me-nemuinya hingga dia selesai memenuhi keperluannya.” []

Sumber: The Great of Two Umars/Karya: Fuad Abdurrahman/Penerbit: Zaman/2013

About Dini Koswarini

Check Also

Sekelumit Baju Besi Ali

Merekahlah senyum Ali, namun ia tak memiliki bukti atas pengakuan tergugatnya itu.

you're currently offline