Picture: Shutterstock.com

Shalat Dhuha Rasulullah

Matahari telah meninggi, terik cahayanya pun mulai menyengat. Terik panasnya seakan membakar kulit. Waktu dhuha telah tiba. Waktu untuk bekerja dan menunaikan kebutuhan. Meskipun beban risalah begitu berat, seperti menjamu duta-duta yang datang berkunjung, memberikan ta’lim kepada para sahabat, serta menunaikan hak keluarga, namun beliau tidak pernah lupa beribadah kepada Allah Ta’ala.

Mu’adz  berkata, “Aku bertanya kepada Aisyah, ‘Apakah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sering mengerjakan shalat Dhuha?’ Aisyah menjawab, ‘Tentu, beliau sering mengerjakan shalat Dhuha empat rakaat bahkan lebih dari itu seluang waktu yang diberikan Allah’.” (HR. Muslim)

Bahkan Rasulullah, juga mewasiatkan hal itu. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah telah mewasiatkan kepadaku agar berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, agar mengerjakan shalat dhuha dua rakaat dan agar aku mengerjakan shalat witir sebelum tidur. ” (Muttafaq ‘alaih). []

Sumber: Sehari di Kediaman Rasulullah/ Penulis: Abdul Malik bin Muhammad al-Qasim/ Penerbit: Darul Haq/ Juni, 2013

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Manisnya Menggigit Iman

Iman yang mantap disertai keteguhan hati bisa disejajarkan dengan sebuah gunung yang tidak bisa diusik.

you're currently offline