Picture: Pixabay

Seorang Raja di Surga

 

“Besok pagi akan ada seorang ahli surga yang bersembahyang bersama kamu!!” Ucap Rasulullah saw. kepada para sahabat ketika berada dalam satu majelis

“Aku berharap, akulah yang ditunjuk oleh beliau,” ucap Abu Hurairah dalam hatinya.

Waktu Subuh pun akhirnya tiba. Abu Hurairah shalat di belakang Rasulullah saw. demi mengetahui orang yang dimaksudkan oleh Rasulullah saw. Abu Hurairah tidak beranjak dari tempatnya ketika beberapa sahabat pamit untuk pulang.

Tiba-tiba ada seorang budak berkulit hitam berpakaian compang-camping datang mendekat dan menjabat tangan Rasulullah saw., ia berkata, “Ya Nabiyallah, doakanlah aku semoga aku mati syahid!!”

Rasulullah saw. memenuhi permintaan orang tersebut. Beliau berdoa agar orang tersebut menjadi orang yang mati syahid. Sementara ketika beliau berdoa, tercium bau kesturi dari tubuhnya yang kelihatan kumuh dan kotor. Setelah orang itu berlalu, Abu Hurairah bertanya, “Apakah orang tersebut, Ya Rasulullah?”

“Benar,” Kata Nabi saw, “Ia hamba sahaya dari Bani Fulan”

“Wahai Rasulullah, Mengapa tidak engkau beli dan engkau merdekakan, budak itu!!” Kata Abu Hurairah.

“Bagaimana aku akan berbuat seperti itu, bila dengan keadaannya seperti itu, Allah akan menjadikannya seorang raja di surga.” Lanjut beliau, “Wahai Abu Hurairah, sesungguhnya di surga itu ada raja dan orang-orang terkemuka, dan dia ini salah satu raja dan orang terkemuka tersebut. Ya Abu Hurairah, sesungguhnya Allah swt. sangat berkasih sayang kepada orang yang suci hati, yang samar, yang bersih, yang terurai rambutnya, yang kempis perutnya kecuali dari hasil yang halal. Mereka ini, bila masuk menghadap penguasa tidak akan diizinkan, bila meminang wanita bangsawan tidak akan diterima, bila tidak ada ia tidak dicari, bila hadir tidak dihiraukan, bila sakit tidak dijenguk, bahkan bila mati tidak dihadiri jenazahnya.”

Salah seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tunjukkanlah kepada kami salah seorang dari mereka selain budak hitam tadi!”

“Uwais al Qarany,” Kata Nabi saw., “Seseorang berkulit coklat, lebar kedua bahunya, sedang tingginya dan selalu menundukkan kepalanya sambil membaca al Qur’an. Tidak terkenal di bumi, tetapi sangat terkenal di langit. Jika ia bersungguh-sungguh meminta kepada Allah, pasti dikabulkan. Di bawah bahu kirinya ada bekas belang sedikit…Wahai Umar dan Ali, jika kamu bertemu dengannya, mintalah agar ia membacakan istighfar untukmu!” []

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Saya Saudara Jauh Muawiyyah

Ada seorang lelaki tak dikenal ingin datang menjumpai Muawiyyah. Di depan rumah, ia berjumpa pertama kali dengan penjaga gerbang.

you're currently offline