Foto:Freepik

Qishash Ubaidillah Bin Umar

Saat Umar bin Khattab terbunuh di tangan Abu Lulu’ah, anak beliau Ubaidillah bin Umar membalas dendam ayahnya. Ia membunuh putri Abu Lulu’ah, seorang nasrani bernama Jufainah dan Hurmuzan mantan penguasa Tustur.

BACA JUGA: Inilah yang Membuat Umar bin Khattab Memekik Pedih dan Perih

Umar memerintahkannya untuk dipenjara hingga khalifah baru dibai’at agar memutuskan perkaranya. Ali bin Abi Thalib berpendapat bahwa Abu Ubaidillah harus dibunuh. Ia berkata, “Tidak adil jika ia dibiarkan saja.”

Sedangkan sebagian kalangan Muhajirin berkata, “Apakah ayahnya dibunuh kemarin, lalu anaknya dibunuh hari ini?”

‘Amr bin Al-Ash berkata kepada Utsman, “Wahai Amirul Mukminin, Allah telah membebaskanmu dair perkara ini. Perkara ini terjadi sebelum masa kepemimpinanmu, maka tinggalkan saja perkara ini.”

Maka, Utsman pun membayar uang diyat dan membebaskan Ubaidillah. Tidak ada khilaf dalam riwayat-riwayat yan ada bahwa pisau bermata dua yang dipakai Abu Lulu’ah membunuh Umar sebelumnya ada di tangan Hurmuzan dan Jufainah.

BACA JUGA: Abdurrahman bin Auf Masuk Surga dengan Merangkak? (1)

Hal ini disaksikan oleh dua sahabat senior yaitu Abdurrahman bin Auf dan Abdurrahman bin Abu Bakar. Bahkan, Abdurrahman bin Abu Bakar memergoki mereka sedang berbincang bertiga mernecanakan sesuatu, ketika ia mengejutkan mereka, pisau tersebut terjatuh. Setelah Umar terbunuh, ternyata pisau tersebut adalah pisau yang sama yang dipakai menusuk Umar. []

Sumber: Serial Khulafa Ar-Rasyidin, Utman bin Affan/Karya: Abu Jannah/Penerbit: Pustaka al-Inabah/2017

About Dini Koswarini

Check Also

Sekelumit Baju Besi Ali

Merekahlah senyum Ali, namun ia tak memiliki bukti atas pengakuan tergugatnya itu.

you're currently offline