Foto: Dreamstime

Penghuni Kubur Tahu Atas Kedatangannya

Diriwayatkan dari Muhammad bin Husain bin Bustham al-Ashghar, dari Masma’ bahwa seorang laki-laki dari Bani Ashim al-Jandi berkata, “Dalam mimpi aku bertemu dengan Ashim al-Jandi setelah lewat masa dua tahun dari ketiadaannya di dunia.

Aku bertanya kepadanya, “Bukankah kamu sudah mati?”

BACA JUGA: Mimpinya Fir’aun

“Benar,” jawabnya.

“Di mana tempatmu? Tanyaku.

“Sungguh, aku berada di salah satu pertamanan surga. Dan aku bersama dengan salah seorang temanku dan seorang temannya lagi berkumpul di tempatnya Abu Bakar bin Abdullah al-Muzani. Di sana, kami saling menanyakan kabar masing-masing.”

Kemudian aku berkata, “Kalian bertemu dengan jasad kalian ataukah dengan arwah kalian?”

“jasad kami sudah menjadi abu. Kami bertemu dengan arwah kami,” sahut Ashim.

“Apakah kalian tahu atas ziarah kami kepada kalian?” tanyaku.

“Benar, kami mengetahuinya di sore hari jum’at dan hari sabtu hingga matahari terbit,” jawabnya

“Mengapa kalian hanya mengetahui di hari jum’at dan hari sabtu sabtu saja?” tanyaku.

“Karena keutamaan dan keagungan hari jum’at,” jawabnya.

Diriwayatkan oleh Muhammad dari Abdul Aziz bin Abban bahwa Sufyan ats-Tsauri berkata, “Imam al-Dhahhak pernah mengatakan sesuatu kepadaku seperti ini, ‘Barang siapa yang menziarahi kubur di hari sabtu sebelum matahari terbit, maka penghuni kubur tahu atas orang yang menziarahinya.’

BACA JUGA: Mimpi Melihat Umar Berhasil Melewati Shirathul Mustaqim

Kemudian aku bertanya, ‘Mengapa bisa demikian?’

Dia menjawab, ‘Karena keagungan hari jum’at.” []

Sumber: Takut Hanya Pada Allah: 152 kisah hikmah manusia-manusia shaleh yang hanya takut pada Allah dan hari akhir/Karya: DR. Musthafa Murad

About Dini Koswarini

Check Also

Kemudian Celakalah Dia! Bagaimanakah Dia Menetapkan?

Maka celakalah dia! bagaimana dia menetapkan? Kemudian celakalah dia! bagaimanakah dia menetapkan?

you're currently offline