Foto: dreamstime

Paman, Mengapa Kau Tidak Mencukur Rambutmu?

Abu Mahdzurah masuk Islam di daerah Ji’ranah, sebuah tempat dimana Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam singgah setelah menaklukkan Thaif.

BACA JUGA: Dimana Ada Rasulullah, Di sana Ada Keberkahan

Suaranya yang merdu membuat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam ingin mengajarinya adzan, beliau lalu menulis surat kepada pembantunya di Makkah. Beliau ingin menjadikan Abu Mahdzurah sebagai muadzin di Masjidil Haram, yang kemudian dilanjutkan oleh anak cucunya.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pun pernah mengusap dada dan rambut Abu Mahdzurah. Ibnu Muhayriz pernah berkata, “Aku melihat Abu Mahdzurah dengan rambut panjang. Aku berkata, ‘Paman, mengapa kau tidak mencukur rambutmu?’

Abu Mahdzurah menjawab, ‘Aku tak mau mencukur rambut yang pernah diusap dan didoakan dengan keberkahan Rasulullah.”

BACA JUGA: Keberkahan untuk Aisyah, Berupa Turunnya Ayat Tayamum

Abu Mahdzurah begitu memerhatikan rambutnya itu, ia sama sekali tidak ingin mencukur rambutnya. Jika ia duduk dan rambutnya tak diikat, panjangnya bisa menyentuh tanah. []

Sumber: Nabi Muhammad di Hati Sahabat/Karya: Walid al-A’zhami

About Dini Koswarini

Check Also

Kemudian Celakalah Dia! Bagaimanakah Dia Menetapkan?

Maka celakalah dia! bagaimana dia menetapkan? Kemudian celakalah dia! bagaimanakah dia menetapkan?

you're currently offline