Foto: Pngtree

Pakaian untuknya di Jalan Allah

Jabir bin Abdullah pernah keluar bersama Rasulullah dalam perang bani Anmar. Ketika Jabir sedang berteduh di bawah sebatang pohon, tiba-tiba Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam muncul.

Jabir berkata, “Mari berteduh di sini, Rasulullah!”

BACA JUGA: Kabar Gembira untuk Jabir bin Abdullah

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pun ikut berteduh. Lalu, Jabir beranjak menuju kantong pelana milik kaum muslimin dan mencari sesuatu di dalamnya. Ternyata Jabir, mendapatkan mentimun kecil, lalu dia pecahkan dan memberikannya kepada Rasulutlah Shalallahu ‘alaihi wasallam.

Betiau bertanya, “Dari mana kalian dapat ini?”

Jabir menjawab, “Kami bawa dari Madinah, Rasulullah.”

Pada saat itu ada seorang lelaki yang hendak ditugasi untuk menjaga harta mereka. Jabir menyiapkan bekal untuknya. Kemudian dia pergi di tengah hari dengan mengenakan dua helai pakaian yang telah tusuh.

Ketika Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam melihatnya, beliau bersabda, “Apakah dia tidak punya dua pakaian lain selain ini?”

Jabir menjawab, “Punya Rasulullah, saya telah memberinya dua helai pakaian lain yang sekarang di dalam tas.”

Betiau berkata, “Suruh dia mengenakannya.”

Lalu Jabir menyuruh lelaki itu mengenakan pakaiannya. Setelah lelaki itu melangkah pergi, beliau bersabda, “Ma lahu dharaballahu ‘unuqahu (Ada apa dengannya, semoga Allah memenggat lehernya). Nah, bukankah itu lebih baik baginya?”

Mendengar ucapan tersebut, lelaki itu mengambil kesempatan seraya bertanya seolah tidak paham, “Di jalan Allah, Rasulullah?”

BACA JUGA: Apa Kesalahannya? Sehingga Rasulullah Mengusir Umatnya Sendiri

Beliau kembali bertanya dengan nada heran, “Di jalan Allah?”

Ternyata lelaki itu benar-benar terbunuh di jalan Allah. (HR. Malik) []

Sumber: Pola Makan Rasulullah/Karya: Syaikh Abdul Wahab Abdussalam Thawilah/Penerbit: Almahira/2007

About Dini Koswarini

Check Also

Kemudian Celakalah Dia! Bagaimanakah Dia Menetapkan?

Maka celakalah dia! bagaimana dia menetapkan? Kemudian celakalah dia! bagaimanakah dia menetapkan?

you're currently offline