Foto:iStock

Orang yang Pertama Kali Berkhitan

Versi para pemilik kitab Taurat, Allah memerintahkan Ibrahim untuk mengkhitan anaknya, Isma’il, juga para budak dan lainnya. Perintah ini turun setelah Ibrahim berusia 99 tahun, dan usia Isma’il saat itu menginjak 13 tahun.

Perintah Allah ini dilaksanakan Ibrahim terhadap keluarganya. Ini menunjukkan khitan hukumnya wajib. Untuk itu, pendapat ulama yang shahih adalah khitan wajib bagi kaum lelaki, seperti yang dijelaskan di bagiannya tersendiri.

Disebutkan dalam hadist riwayat Imam Bukhari, Qutaibah bercerita kepada kami, Mughirah bin Abdurrahman Al-Qurasy bercerita kepada kami, dari Abu Zanad, dari Al-A’raj, dari Abu Hurairah, ia menuturkan, “Rasulullah bersabda, ‘Ibrahim khitan dalam usia 80 tahun dengan menggunakan kapak.”

Riwayat ini juga yang disampaikan Abdurrahman bin Ishaq dari Abu Zanad, seperti itu juga Ajlan dari Abu Hurairah, juga diriwayatkan Muhammad bin Amr dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah. Demikian pula riwayat Muslim dari Qutaibah.

Sebagian matan hadist menyebutkan, “Ibrahim khitan setelah mencapai usia 80 tahun, ia khitan dengan menggunakan kapak.”Qudum dalam hadist ini maksudnya kapak. Pendapat lain menyebut, Qudum adalah nama tempat.

Matan ini tidak menafikan riwayat lain yang menyebut Ibrahim khitan lebih dari usia 80 tahun, seperti yang akan disebutkan pada saat membahas wafatnya Ibrahim. Di antaranya dalam hadist dari Abu Hurairah dari Rasulullah, beliau bersabda, “Ibrahim khitan dalam usia 120 tahun, dan hidup 80 tahun setelah itu.” (HR. Ibnu Hibban) []

Sumber: Kisah Para Nabi/ Penulis: Imaduddin Abu Fida’ Isma’il bin Katsir Al-Quraisyi Ad-Dimasyqi/ Penerbit: Ummul Qura, 2013

About Dini Koswarini

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline