Foto: Wallcoo.net

Obat dan Keberkahan karena Memberi Makan Rasulullah

Sahabiyah Ummu Amir Fukaihah binti Yazid bin Sakan al-Anshari al-Asyhaliyyah mengisahkan:

Aku melihat Rasulullah dan beberapa sahabatnya sedang mendirikan shalat maghrib di masjid Bani Abdil Asyhal. Lalu, aku pulang dan kembali lagi dengan membawakan untuknya roti dan tulang yang masih berdaging.

BACA JUGA: Tahun Pertama Makan Daging, Tahun Kedua Mencairkan Lemak, Tahun Ketiga Menghisap Tulang

Aku berkata, “Makanlah wahai Rasul.”

Kemudian beliau berkata kepada para sahabatnya, “Makanlah dengan menggucapkan basmallah.”

Lalu, Rasulullah makan dengan para sahabat dan penduduk setempat yang hadir bersama beliau. Sungguh aku masih melihat daging yang masih tersisa dan roti yang masih banyak, padahal jumlah mereka empat puluh orang.

Kemudian beliau minum dari kendi air dari kulit lalu pergi. Aku mengambil kendi tersebut.

Lalu aku mengolesinya dengan minyak dan menyimpannya. Kami biasa memberikan air kepada orang yang sedang sakit dengan kendi tersebut.

BACA JUGA: Apakah Sudah Ada yang Memberinya Makan?

Terkadang kami juga minum air menggunakan kendi tersebut dengan harapan mendapatkan keberkahan. []

Sumber: Nabi Muhammad di Hati Para Sahabat/Walid al-A’zhami/Qalam

About عبد الله

Check Also

Siapakah Pebisnis yang Beriman Itu?

Dan bagi Rasulullah, Khadijah lebih dari sekedar istri. Ia adalah teman sekaligus pembela.

you're currently offline