Foto:Free Design File

Inilah Nama Bintang yang Sujud kepada Nabi Yusuf

“(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, ‘Wahai ayahku! Sungguh, aku (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari dan bulan,kulihat semuanya sujud kepadaku.’

Dia (ayahnya) berkata, ‘Wahai anakku! Janganlah engkau ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu, mereka akan membuat tipu daya (untuk membinasakan)mu. Sungguh, setan itu musuh yang jelas bagi manusia. Dan demikianlah, Tuhanmu memilih engkau dan mengajarkan kepadamu sebagian dari takwil mimpi dan menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu (dengan menjadikanmu nabi) dan kepada keluarga Ya’qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada kedua orang kakekmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak. Sungguh, Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.’” (Qs Yusuf 4-6)

Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dalam kitab tafsir masing-masing, juga Abu Ya’la dan Bazzar dalam kitab Musnad masing-masing, dari hadits Hakam bin Zhahir. Hadits ini dinyatakan dhaif oleh para imam hadits dari As-Suddi dari Abdurrahman bin Sabith, dari Jabir.

Diceritakan, “Seorang Yahudi bernama Bustanah datang menemui Nabi lalu berkata, `Hai Muhammad! Beritahukan padaku tentang bintang-bintang yang sujud pada Yusuf seperti dalam mimpinya, apa saja nama-namanya?’

Nabi diam tidak menjawab, lalu jibril turun memberitahukan nama bintang-bintang itu. Nabi kemudian mendatangi si Yahudi itu dan berkata, `Apakah kau akan beriman kepadaku jika aku beritahukan nama bintang-bintang itu kepadamu?’

`Ya.’ Jawabnya.

Nabi kemudian menyebutkan nama-namanya, ‘(Nama-namanya adalah) Jaryan, Thariq, Dzayyal, Dzul Katifan, Qabis, Watstsab, Amudan, Faliq, Mushbih, Dharuh, Dzul Furu’, Dhiya’ dan Nur.’

Si Yahudi itu kemudian mengatakan, `Demi Allah, itulah nama-namanya.'”

Riwayat Abu Ya’la menyebutkan, saat Yusuf mengisahkan mimpi itu kepada ayahnya, ayahnya berkata, ‘Ini adalah urusan yang tercerai berai yang disatukan Allah.’ Matahari takwilnya ayah dan bulan takwilnya ibu.’” []

Sumber : Kitab Minhajul Qashidin, “Jalan Orang-Orang Yang Mendapat Petunjuk”/Penulis: Ibnu Qudamah/ Penerbit: Pustaka Al Kautsar

About Dini Koswarini

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline