Foto: Pixabay

Musyawarah untuk Mengangkat Umar sebagai Khalifah

Ketika sakitnya bertambah parah, Abu Bakar memanggil Abdurrahman bin Auf, dan mengatakan, “Beritahukan kepadaku, bagaimana pendapatmu terhadap Umar bin Khattab!”

Abdurrahman menjawab, “Sungguh tak ada satu perkara pun yang engkau tanyakan kepadaku melainkan engkau lebih mengetahuinya daripadaku.”

BACA JUGA: Mangkuk Yang Cantik, Madu, dan Sehelai Rambut

“Meskipun demikian,” kata Abu Bakar lagi.

Abdurrahman berkata, “Demi Allah, ia itu bahkan ia lebih baik dari apa yang kau kira!”

Kemudian Abu Bakar memanggil Utsman bin Affan dan menanyakan, “Bagaimana pendapatmu tentang Umar?”

Utsman menjawab, “Engkau tentu lebih tahu tentang hal itu.”

“Tapi katakanlah pendapatmu!” kata Abu Bakar lagi.

Utsman menjawab, “Yang kuketahui dengan yakin, hati Umar lebih baik dari sikap luarnya, dan orang seperti dia tidak ada duanya di antara kita.”

Pada kesempatan yang sama, Abu Bakar juga menanyakan pendapat Said bin Zaid, Asid bin Khudhair, dan selain mereka, baik dari kaum Muhajirin maupun Anshar.

Asid bin Khudair mengatakan, “Yang kuketahui dengan pasti, dialah yang terbaik sesudah engkau; dia meridhai apa yang sepatutnya diridhai, dan membenci apa yang memang sudah semestinya dibenci. Yang tidak ia perlihatkan lebih baik daripada apa yang ia perlihatkan. Dan perkara ini (yakni kekhalifahan), takkan ada seorang pun yang lebih sanggup mengembannya selaimiya.”

Suatuketika, beberapa orang sahabatdatangmenjenguk Abu Bakar. Salahseorangdarimerekabertanya, “Apa yang akanengkaujawabbilakelakTuhanmumemintapertanggungjawabanmuataspengangkatanUmarsebagaikhalifahuntuk kami, sementaraengkautelahmelihatsendirikekasarannya?”

BACA JUGA: Tatkala Abu Bakar Mengunjungi Makkah

“Demi Allah, engkau membuatku takut,” kata Abu Bakar.

Aku akan menjawab “Ya Allah, aku telah mengangkat sebaik-baik hamba-Mu sebagai khalifah untuk mereka. Ya Allah, wujudkanlah apa yang baru saja kukatakan itu!” []

Sumber: Wasiat2 Akhir Hayat dari Rasulullah/Karya: Zuhair Mahmud Al-Humawi/Penerbit:Gema press/2003

About Dini Koswarini

Check Also

Sekelumit Baju Besi Ali

Merekahlah senyum Ali, namun ia tak memiliki bukti atas pengakuan tergugatnya itu.

you're currently offline