Fot:Vectors Land

Mengenal Fakhruddin Ar-Razi (543 H/1148)

Fakhruddin Ar-Razi lahir di kota Ray pada tahun 543 H/1148 Masehi. Ayahnya bernama Imam Dhiyauddin Umar bin Al-Hasan dan ia adalah seorang ulama fikih yang menggeluti masalah-masalah perbedaan pendapat ulama dalam ilmu fikih dan Ushul fikih, ia juga memiliki karangan yang cukup banyak dalam bidang ilmu Ushul Fikih dan nasihat-nasihat agama.

BACA JUGA: Gigihnya Abdullah bin Abbas Mencari Ilmu

Imam Fakhruddin Ar-Razi mengawali perjalanan menuntut ilmunya dari bimbingan ayahnya, ia belajar dan mendalami ilmu bahasa dan ilmu agama dari ayahnya. Kemudian ia belajar ilmu kalam dari Majdu Ad-Daulah Al-jili di daerah Maragah; sebuah desa yang terkenal di Adzerbaijan.

Imam Fakhruddin Ar-Razi memiliki beberapa murid yang di kemudian hari menjadi ulama besar di zamannya, seperti; Zainuddin Al-Kasyi dan Syihabuddin Al-Mishri.

Imam Fakhruddin Ar-Razi seorang ulama yang sangat teliti dalam melakukan penelitian, sangat cerdas, bertutur kata yang santun, seorang yang kuat teorinya dalam ilmu kedokteran, sangat pandai dalam ilmu Adab, menguasai bahasa Arab dan Persia, dan ia juga memiliki syair-syair berbahasa arab dan Persia.

Pada zamannya, Imam Fakhruddin Ar-Razi adalah ulama yang menjadi rujukan bertanya bagi para penuntut ilmu dari berbagai belahan bumi.

BACA JUGA: Ibrahim An-Nakha’i, Ulama yang Diakui Keilmuannya

Beliau juga senantiasa membuka majlis ilmu di setiap tempat yang ia singgahi di negeri Persia, Khurasan, dan negara-negara yang berada di Transoxiana; dan yang hadir di setiap majlisnya adalah murid-murid seniornya, para pemimpin, dan juga para petinggi negeri. []

Sumber: Manaqib Imam Asy-Syafi’i/Karya: Imam Fakhruddin Ar-Razi/Penerbit: Dar Al-Kutub Al Ilmiyah/2015

About Dini Koswarini

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline