Foto: Freepik

Mengapa Kau Memanggilku dengan Gelar itu?

Asy-Syafa’ binti Abdullah al-‘Adawiyyah meriwayatkan bahwa Umar pernah mengirim surat ke gubernur Irak, memintanya untuk mengirim dua orang yang cerdas dan kuat. Tujuannya agar memberitakan pada Umar berita mengenai Irak dan kondisi penududuknya.

Diutuslah dua orang, yaitu: Labid bin Rabiah dan ‘Adi bin Hatim. Mereka berdua datang ke Madinah lalu menurunkan untanya di halaman masjid. Mereka lalu masuk masjid dan menjumpai ‘Amr bin al-‘Ash. Mereka berkata kepada, “Wahai ‘Amr, mintakan izin kepada Amirul Mukminin untuk kami.”

‘Amr pun masuk dan berkata, “Assalamu’alaika wahai Amirul Mukminin.”

“Menapa kau memanggilku dengan gelar itu wahai Ibnu al-‘Ash? Berhentilah melakukannya.” jawab Umar.

‘Amr kemudian menjawab, “Ya, tadi Labid bin Rabi’ah dan ‘Adi bin Hatim datang dan berkata padaku, ‘Mintalah izin kepada Amirul Mukminin untuk kami.’ Aku berkata ‘Kalian telah menyebutkan nama yang pantas baginya. Dia adalah amir (pemimpin) dan kita adalah mukminin (orang-orang beriman).’” []

 

Sumber: Abu Jannah. Sya’ban 1438 H. Serial Khulafa Ar-Rasyidin, Umar bin al-Khattab. Jakarta: Pustaka Al-Inabah.

About Dika Nugraha

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline