Foto: Blog Baru Keren

Keluargaku Tidak Ada yang Tersisa

Setelah peristiwa fathu Makkah atau penaklukan kota Makkah, Hindun binti Uthbah yang dikenal dengan sebutan si pemakan hati ini akhirnya menyerah dengan kekafirannya dan datang menemui Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, untuk menyampaikan keislamannya.

Rasulullah mengucapkan ikrar yang harus ditirukan oleh Hindun. Ikrar tersebut berisi untuk tidak berbohong, tidak berzina, tidak berselisih dengan Rasulullah dan tidak berkhianat serta tidak membunuh saudara serta keluarga.

Ketika Nabi sampai pada kalimat, “Jangan bunuh keluargamu sendiri.”

Hindun menjawab, “Seluruh anggota keluargaku telah terbunuh ketika perang Badar, jadi tidak ada yang tersisa.”

Ketika mendengar Hindun berucap demikian Rasulullah tidak bereaksi apapun dan beliau tetap menerima sumpah Hindun. []

Sumber: Buku Kecil Kearifan Islam Jilid 2/ Penulis: Maulana Wahiduddin Khan/ Penerbit: Pustaka Alvabet/ April, 2007

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Saya Saudara Jauh Muawiyyah

Ada seorang lelaki tak dikenal ingin datang menjumpai Muawiyyah. Di depan rumah, ia berjumpa pertama kali dengan penjaga gerbang.

you're currently offline