Foto: ClipArtMasters

Keimanan sebagai Kunci Surga

Suatu ketika Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam melakukan perjalanan bersama sejumlah sahabat. Ketika tiba di sebuah tempat, mereka berhenti untuk melepaskan lelah dan letih. Sebagian di antara mereka ada yang mendirikan tenda, sebagian yang lain berlatih memanah, dan sebagian yang lain lagi mengurus hewan tunggangan.

Ketika waktu shalat tiba, mereka pun diseru untuk melaksanakannya. Mereka lalu berkumpul dan shalat di belakang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam.

BACA JUGA: Bagaimana Mungkin Masuk Surga itu Gratis?

Selepas melaksanakan shalat, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam berdiri dan memberi pengarahan, “Sahabat-sahabatku! Sesungguhnya tiada seorang pun nabi sebelumku kecuali dia harus menunjukkan umatnya menuju kebajikan bagi mereka sesuai dengan apa yang diketahuinya dan harus memberi peringatan kepada mereka tentang keburukan yang merugikan mereka sesuai dengan apa yang diketahuinya. Sesungguhnya kebajikan umat kalian ini dijadikan pada generasi awal, dan generasi kalian yang akhir bakal ditimpa bencana dan kepada orang lain apa yang disenanginya. Barang siapa yang bersumpah setia kepada seorang pemimpin dengan menjabat tangan dan kesetiaan sepenuh hati, maka patuhilah dia jika dia mampu. Dan apabila ada orang lain yang merebut kepemimpinan dari pemimpin yang telah menerima sumpah kesetiaan itu, maka tentanglah dia!” []

Sumber: Mutiara Akhlak Rasulullah S.A.W.: 100 Kisah Teladan tentang Iman, Takwa, Sabar, Syukur, Ridha, Tawakal,Ikhlas, Jujur, Doa, dan Tobat/Karya: Ahmad Rofi Usmani/Penerbit: Mizania/2006

About Dini Koswarini

Check Also

Karena ini Rasulullah Menangis

Akhirnya mereka menunjuk Khalid bin Al-Walid. Yang mana setelah mengambil bendera, dia bertempur dengan hebat dan gagah berani.

you're currently offline