Foto: Freepik

Kecerdasan Imam Syafi’i Sejak Kecil

Meski hidup dalam keterbatasan dalam harta kekayaan, tetapi tak pernah menyurutkan tekad Imam Syafii untuk terus belajar dan menuntut ilmu. Beliau pernah menuliskan banyak hadits di atas tulang binatang karena tidak memiliki uang untuk membeli kertas dan pena.

Imam Syafii pernah belajar ilmu hadits pada Imam Malik di Madinah. Suatu hari, Imam Malik memanggil Imam Syafi’i muda setelah semua pelajar pulang.

BACA JUGA: Apa Itu Cinta kepada Allah?

“Aku perhatikan selama aku membacakan 18 hadits tadi, engkau tidak pernah mencatat. Engkau hanya mempermainkan jari di atas telapak tanganmu. Padahal semua teman-temanmu menulis semua hadits yang aku bacakan tadi.”

“Tanpa mengurangi rasa hormatku pada Guru. Aku belum memiliki kertas dan pena, sehingga aku harus menuliskan semua hadits yang Guru bacakan tadi dengan jariku di atas telapak tanganku.”

“Tapi, apa yang kau lakukan tersebut bisa menjamin engkau hapal hadits-hadist yang telah aku sampaikan tacli?” tanya Imam Malik penuh ragu.

“Coba, kau bacakan satu atau dua hadits tersebut!”

Lalu Imam Syafi’i pun membacakan kembali semua yang telah gurunya ajarkan.

BACA JUGA: Sebelas Pertanyaan untuk Imam Syafi’i yang Jenius (Bagian 1)

Dan ternyata Imam Syafii muda hapal dan lancar saat membacakan ke-18 hadits tersebut. Imam Malik pun terkagum-kagum dengan kecerdasan muridnya itu. []

Sumber: 77 Pesan Nabi untuk Anak Muslim/Karya: Abu Alkindie Ruhul Ihsan & Abu Azka

About Dini Koswarini

Check Also

Kenapa Kau Ada di Ka’bah?

Dari Sufyanbin Uyainah, ia berkata, “Hisyam bin Abdul Malik masuk ke dalam Ka’bah dan ternyata di dalamnya ada Salim bin Abdullah bin Umar bin Khaththab.

you're currently offline