Foto: 123RF

Jelaskan dan Baguskan Suaramu

Ini adalah perintah Allah kepada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam, “Bacalah al-Qur’an itu dengan perlahan dan jelas (tartil).” (Q.S Al-Muzzamil:4)

Oleh karena itu, Nabi membaca al-Qur’an dengan perlahan. Membaca dengan tartil akan mendorong orang lebih menghayati maknanya dan khusyuk. Berbeda dengan membaca dengan cepat dan tergesa-gesa.

BACA JUGA: Hikmah Luqman Tak Lebih Indah daripada Kebenaran Al-Quran

Selain perlahan-lahan dalam membaca al-Qur’an. Di anjurkan juga untuk memperindah suara. Ini adalah wasiat harum yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam kepada anda.

Beliau berkata, ”Hiasilah al-Qur’an dengan suaramu. Suara yang indah akan menambah keindahan al-Qur’an.” (HR Hakim)

Suara jelek tidak bisa dijadikan alasan oleh seseorang tidak membaca al-Qur’an, karena Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan bahwa keindahan suara dalam membaca al-Qur’an suara yang diiringi dengan kesedihan.

BACA JUGA: Apa Pendapatmu tentang Al-Quran?

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam besabda, “Orang yang paling baik bacaannya dalam adalah orang yang jika membacan (ayat-ayat al-Qur’an), kaulihat ia takut kepada allah.” []

Sumber: Bertansaksi dengan Allah/Karya: Khalid Abu Syadi/Penerbit: Qisthi Press/2005

About Dini Koswarini

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline