Foto: Freepik

Janganlah Kalian Membeda-bedakan

Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam sepenuhnya sadar akan tanggung jawab yang dipikulnya kepada manusia sebagai rasul terakhir Allah. Karena itu, dalam atmosfer yang relatif aman yang dijamin oleh Perjanjian Hudaibiyah baginya, dia memandangnya sebagai suatu kesempatan yang turun dari langit untuk mengalihkan perhatiannya pada bangsa-bangsa lain di luar Arabia guna menyampaikan kepada mereka pesan risalah Allah.

BACA JUGA: Ia Sadar dan Yakin, Islam Agama Persamaan

Suatu ketika dia memanggil para sahabatnya dan mengatakan kepada mereka kata-kata berikut ini,

“Wahai manusia! Tuhan telah mengutusku sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia. Bawalah pesan Islam ke seluruh penjuru dunia. Janganlah kalian membeda-bedakan seperti para murid Yesus, putra Maryam, melakukannya.”

“Bagaimana mereka membeda-bedakan?” Tanya para sahabatnya.

Dia menjawab, “Yesus menyeru mereka kepada apa yang sekarang saya serukan kepada kalian, akan tetapi orang yang diutus dalam perjalanan pendek menaati dan menerima dakwahnya, dan orang yang dikirim ke tempat jauh menunjukan sikap keengganan di hadapan Tuhannya dan Tuhan memberikan kepadanya hukuman bahwa sejak itu setiap orang di antara mereka dapat berbicara hanya dalam bahasa masyarakat tempat dia diutus.” []

Sumber: Sirah Nabi Muhammad SAW/ Penulis: Abdul Hamid Siddiqi/ Penerbit: Marja

About Dini Koswarini

Check Also

Kemudian Celakalah Dia! Bagaimanakah Dia Menetapkan?

Maka celakalah dia! bagaimana dia menetapkan? Kemudian celakalah dia! bagaimanakah dia menetapkan?

you're currently offline