Foto:twitter.com

Jangan Engkau Menyusuli Pandangan dengan Pandangan

Pandangan mata adalah dorongan yang muncul pertama kali ketika seseorang melihat sesuatu. Bila dorongan itu jelek, berarti itu adalah dorongan syahwat. Menjaga pandangan merupakan benteng bagi kemaluan. Sengaja mengumbar pandangan sama artinya dengan membiarkan diri terseret menuju sumber kebinasaan.

BACA JUGA: Pertanggung Jawaban Atas Pandangan

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jangan engkau menyusuli pandangan dengan pandangan. Untukmu hanya (pandangan) yang pertama, sedangkan yang kedua bukan untukmu.” (HR. Tirmidzi).

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Pandangan mata adalah panah berbisa di antara panah-panah iblis. Untuk orang yang memejamkan matanya dari perempuan, Allah mewariskan dalam hatinya iman (keindahan) sampai hari pertemuan dengan-Nya.”

Nabi juga bersabda, “Tundukkanlah pandanganmu dan jagalah kehormatanmu.”

Sabdanya lagi, “Hendaknya kalian menghindari duduk-duduk di pinggir jalan.”

Mereka bertanya, “Rasulullah, itu adalah tempat duduk kami, lalu kami mesti di mana?”

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Jika kalian masih melakukan itu, berikan kepada jalan itu haknya.”

BACA JUGA: Allah Telah Menutup Pandangannya dari Rasulullah

Mereka bertanya, “Apa hak bagi jalan itu?”

Beliau menjawab, “Menundukkan pandangan, tidak mengganggu, dan menjawab salam.” (HR. Bukhari). []

Sumber: Jangan Dekati Zina/Karya: Ibnul Qayyim al-Jauziyyah/Penerbit: Qisthipress/2012

About Dini Koswarini

Check Also

Kemudian Celakalah Dia! Bagaimanakah Dia Menetapkan?

Maka celakalah dia! bagaimana dia menetapkan? Kemudian celakalah dia! bagaimanakah dia menetapkan?

you're currently offline