Foto: Shutterstock

Imam Hanafi, Anak Kecil dan Sepatu Kayu

Imam Hanafi lebih terkenal dengan sebutan Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit. Suatu hari beliau bertemu dengan seorang anak kecil miskin sedang berjalan memakai sepatu yang terbuat dari kayu.

”Hati-hati, Nak, dengan sepatu kayumu itu. Jangan sampai engkau tergelincir,” kata imam Hanafi menasehati.

BACA JUGA: Kisah Empat Orang Quraisy yang Mencari Agama

Sang bocahpun tersenyum, sembari mengucapkan terima kasih. Lantas ia pun bertanya. “Tuan, bolehkah saya tahu namamu?”

”Nu’man,” Jawab sang imam

”Jadi, Tuanlah yang selama ini terkenal dengan gelar al-imam al-a‘dham (imam agung) itu?” Jawab sang bocah menimpali.

”Nak, bukan aku yang menyematkan gelar itu, melainkan masyarakatlah yang berprasangka baik dan menyematkan gelar itu kepadaku,” Jawab Imam Hanafi.

“Wahai sang Imam, hati-hati dengan gelarmu itu. Jangan sampai Tuan tergelincir ke neraka gara-gara dia. Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi gelarmu itu dapat menjerumuskanmu ke kubangan api yang kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya,” Kata anak kecil yang memakai sepatu kayu tersebut.

BACA JUGA:

Imam hanafi pun menangis. Beliau merasa bersyukur masih ada yang mengingatkannya. Bahkan tidak disangka-sangka peringatan itu datang dari lidah anak kecil yang masih polos.

Sumber: Novel Sejarah Islam: Imam Hanafi Pendebat Kebenaran/Karya: Abdul Latip Talib

About Dini Koswarini

Check Also

Kenapa Kau Ada di Ka’bah?

Dari Sufyanbin Uyainah, ia berkata, “Hisyam bin Abdul Malik masuk ke dalam Ka’bah dan ternyata di dalamnya ada Salim bin Abdullah bin Umar bin Khaththab.

you're currently offline