Foto: VectorStock

Ilmu-ilmu Syari’at yang Dituntut Bukan Lillah

Ilmu syari’at dan turunannya menuntut agar kita selalu menjaga kesuciannya selama proses pencarian. Baik sebelum maupun sesudah menuntutnya, hingga menyebarkannya.

BACA JUGA: Hikmah di Turunkannya Nabi Isa As Ke Bumi Menjelang Hari Kiamat

Pada dasarnya, menuntut ilmu syari’at, serta menyebarkan dan mengajarkannya adalah ibadah. Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah, Malaikat, penduduk langit dan bumi, bahkan hingga semut dalam lubangnya serta ikan di lautan, seluruhnya mendoakan orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.” (HR. Tirmidzi, hasan shahih)

Pada akhir zaman kelak, akan muncul sekelompok orang yang mempelajari ilmu al-Qur’an, sunnah, fikih dan ilmu syar’at lainnya bukan karena Allah. Namun, mereka hanya mengharapkan kepopuleran atau niat-niat hingga orientasi yang fana’ lainnya.

BACA JUGA: Bagaimana Cara Ibnu Abbas Mendapatkan Ilmu?

Hal tersebut telah ditenggarai oleh sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah saw bersabda, “Apabila harta rampasan perang (fa’i) hanya dibagikan di kalangan orang-orang kaya dan apabila seseorang menuntut ilmu bukan karena agama.” (HR. Tirmidzi, dha’if) []

Sumber: Kiamat sudah dekat?  oleh Dr. Muhammad al-‘Areifi

About عبد الله

Check Also

Enam Pelajaran dari Dokter Hati

Karena saya termasuk makhluk bergerak, maka saya tidak peru menyibukkan hatiku dengan sesuatu yang telah dijamin oleh Dzat yang Maha Kuat dan Kokoh.

you're currently offline