Foto: Iqra' bismirabbika

Hubungan Mimpi Rasulullah dengan Nabi Palsu

Tercatat dalam Shahih Bukhari, “Telah menceritakan kepada kami Abul Yaman Telah mengabarkan kepada kami Syu’aib dari Abdullah bin Abu Husain Telah menceritakan kepada kami Nafi’ bin Jubair dari Ibnu Abbas radliallahu ‘anhuma dia berkata; Pada masa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, Musailamah Al Kadzab pernah datang ke Madinah.

BACA JUGA: Cuti Shalat Ashar dari Nabi Palsu

Sesampainya di sana, dia berkata; ‘Kalau Muhammad mau mewariskan urusan kenabiannya kepadaku, niscaya aku akan mengikuti ajarannya.’

Musailamah datang ke Madinah bersama dengan beberapa orang dari kaumnya. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan Tsabit bin Qais bin Syammas menyambut kedatangannya, dan pada saat itu beliau sedang memegang sebilah pelepah kurma.

Setelah berhadapan dengan Musailamah dan para pengikutnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata; ‘Hai Musailamah, seandainya kamu meminta agar aku memberikan sepotong pelepah kurma ini kepadamu, tentu aku tidak akan pernah memberikannya. Dan jika kamu meminta urusan Allah ini kepadaku, tentu aku lebih tidak akan pernah memberikannya kepadamu. Jika kamu tidak akan mematuhi perintah dan ajaran Allah, niscaya Dia pasti akan membinasakanmu. Hai Musailamah, sungguh aku telah melihat tentang kebinasaanmu, sebagaimana yang aku saksikan dalam mimpiku itu. inilah Tsabit yang akan menggantikanku untuk menjawab tantanganmu.’

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meninggalkan Musailamah Al Kadzdzab.

BACA JUGA: Terbunuhnya Nabi Palsu, Aswad Al-Ansi

Ibnu Abbas berkata; ‘Saya pernah bertanya tentang ucapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tersebut, yaitu tentang mimpi beliau yang berhubungan dengan Musailamah Al Kadzdzab, maka Abu Hurairah berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: ‘Ketika aku sedang tidur, aku bermimpi bahwa di kedua tanganku ada dua buah gelang emas, hingga aku merasa cemas dengan keberadaan dua buah gelang itu. Kemudian aku diberi wahyu dalam tidurku itu agar aku meniup kedua gelang tersebut, lalu aku pun meniupnya hingga kedua gelang itu hilang. Maka dari mimpi itu aku menafsirkan bahwa dua buah gelang tersebut adalah dua orang pembohong (nabi palsu) yang akan muncul sepeninggalku kelak, yang satu adalah Al Ansi, seorang pemimpin dari Shan’a dan yang satunya adalah Musailamah, seorang pemimpin dari Yamamah.'” []

Sumber: Daftar Nabi-nabi Palsu /Karya: Taufiqurrohman, M.Si

About Dini Koswarini

Check Also

Karena ini Rasulullah Menangis

Akhirnya mereka menunjuk Khalid bin Al-Walid. Yang mana setelah mengambil bendera, dia bertempur dengan hebat dan gagah berani.

you're currently offline