Foto: epochaplus.cz

Hanya Orang Jahat yang Mengecam Keadilan Nabi

Pada saat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam membagi harta rampasan perang setelah perang Hunayn, ada seorang sahabat yang bernama Dhu Al-Huwaysirah keberatan, “Berlaku adillah wahai Muhammad!”

BACA JUGA: Pada Hari Apakah Rasulullah Wafat?

Ini adalah penghinaan tak termaafkan karena Nabi diutus untuk menegakkan keadilan. Karena tak kuasa menahan marah atas kelancangan itu, Umar minta izin untuk membunuh orang munafik tersebut saat itu juga.

Tetapi, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam hanya menjawab, “Siapa yang akan menunjukkan keadilan kalau aku tidak adil? Jika aku tak adil, maka aku akan kalah dan binasa.”

Menurut makna lain dari pernyataan itu, beliau berkata, “Jika aku tak adil, lalu dengan mengikutiku, kalian akan kalah dan binasa.”

BACA JUGA: Khalifah Umar Mencari Keadilan

Setelah peristiwa itu, Nabi mengisyaratkan, bahwa lelaki itu kelak akan ikut serta dalam gerakan kedurhakaan. Ini terjadi pada masa kekhalifahan Ali. Dhu al-Huwaysirah ditemukan tewas di tengah-tengah kaum Khawarij setelah perang Nahrawan. []

Sumber: Kisah Keadilan Para Pemimpin Islam/Karya: Nasiruddin S.AG, MM/Penerbit: Republika

About Dini Koswarini

Check Also

Karena ini Rasulullah Menangis

Akhirnya mereka menunjuk Khalid bin Al-Walid. Yang mana setelah mengambil bendera, dia bertempur dengan hebat dan gagah berani.

you're currently offline