Foto: nastya-maks - LiveJournal

Hak Khusus yang Diberikan kepada Abdul Muthalib

Suatu hari Abdul Muthalib bermimpi diperintah menggali sumur zamzam dan sekaligus menjelaskan letak sumur tersebut. Maka dipatuhinya perintah itu sampai berhasil menemukan sumur yang dimaksud. Ternyata di dalam sumur ditemukan peninggalan kabilah Jurhum yang sengaja dipendam di sana saat diusir dari Mekah, berupa sejumlah pedang, baju besi, dan dua ikat emas batangan.

BACA JUGA: Anak yang Hendak Disembelih

Dari beberapa pedang tadi Abdul Muthalib membuat pintu Ka’bah, yang lalu dihias dengan lempengan emas temuannya. Dia memegang hak memberi minum jamaah haji dengan air zamzam.

Melihat sumur zamzam ditemukan, suku Quraisy menuntut Abdul Muthalib, “Kami harus mendapatkan hak untuk mengelolanya.”

Abdul Muththalib menolak, “Tidak bisa! Ini adalah hak khusus yang diberikan kepadaku.”

Orang-orang Quraisy itu bersikeras. Akhirnya, mereka sepakat untuk menyelesaikan masalah ini dengan mengadukannya kepada seorang dukun perempuan dari Bani Sa’ad Hudzaim. Dia tinggal di pinggiran Syam.

BACA JUGA: Mereka yang Mengikuti Jejak Para Kaum Quraisy

Di perjalanan, mereka kehabisan air, lalu Allah menurunkan hujan kepada Abdul Muthalib, tetapi tidak menurunkan setetes pun kepada mereka. Tahulah mereka kini akan keistimewaan Abdul Muthalib dengan zamzamnya. Mereka pun memutuskan untuk pulang. Saat itu pula Abdul Muthalib bemazar, jika AIIah mengaruniai dia 10 anak lelaki, dia akan mengurbankan salah satunya di hadapan Katah. []

About Dini Koswarini

Check Also

Apakah Kalian Meyakini Bahwa Muhammad Itu Gila?

Lalu Al-Walid berdiri dan berjalan dengan Abu Jahal hingga sampai pada majelis kaumnya, seraya bertanya mereka, "Apakah kalian meyakini bahwa Muhammad itu gila, maka apakah kalian melihatnya mencekik seseorang?"

you're currently offline