Foto: Pixabay.com

Engkau Benar-benar Keturunan Rasulullah

Diriwayat dari Hasan bin Hasan: Pernah terjadi perselisihan antara aku dengan putra pamanku, Zainul Abidin. Kudatangi dia tatkala berada di masjid bersama shahabat-shahabatnya. Aku memakinya habis-habisan, tapi dia hanya diam membisu sampai aku pulang.

Malam harinya ada orang mengetuk pintu rumahku. Aku membukanya untuk melihat siapa gerangan yang datang. Ternyata Zainul Abidin. Tak aku sangsikan lagi, dia pasti akan membalas perlakuanku tadi siang.

BACA JUGA: Kisah Singkat Hasan bin Ali bin Abi Thalib

Namun ternyata dia hanya bicara, “Wahai saudaraku, bila apa yang Anda katakan tadi benar, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuniku. Dan jika yang Anda katakan tidak benar, semoga Dia mengampunimu…”

Kemudian beliau berlalu setelah mengucapkan salam.

Merasa bersalah, aku mengejarnya dan berkata, “Sungguh, aku tak akan mengulangi kata-kata yang tidak Anda sukai.”

Beliau berkata, “Saya telah memaafkan Anda.”

Kisah lain diceritakan oleh seorang pemuda Madinah meriwayatkan, “Ketika melihat Zainul Abidin keluar dari masjid, aku mengikutinya dan langsung memakinya. Ternyata hal itu membuat orang-orang marah. Mereka berkerumun hendak mengeroyok aku. Seandainya mereka benar-benar melakukannya, pastilah aku babak belur.

Untunglah ketika itu Zainul Abidin berkata, “Biarkanlah orang ini.” Maka merekapun membiarkan diriku.

Melihat aku gemetar ketakutan, dia menatap dengan wajah bershahabat dan menenteramkan hati, lalu berkata, “Engkau telah mencelaku sejauh yang kamu ketahui, padahal apa yang tidak Anda ketahui lebih besar lagi. Adakah Anda memiliki keperluan sehingga saya bisa membantu Anda?”

BACA JUGA: Kemuliaan Garis Keturunan Nabi

Aku menjadi malu sekali dan tak bisa berkata apa-apa. Begitu melihat gelagatku, beliau memberikan baju dan uang seribu dirham.

Sejak itu setiap kali melihatnya aku berkata, “Saya bersaksi bahwa Anda memang benar-benar keturunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” []

Sumber: Mereka adalah Para Tabi’in/Karya: Dr. Abdurrahman Ra’at Basya/Penerbit: At-Tibyan/2009

About Dini Koswarini

Check Also

Kemudian Celakalah Dia! Bagaimanakah Dia Menetapkan?

Maka celakalah dia! bagaimana dia menetapkan? Kemudian celakalah dia! bagaimanakah dia menetapkan?

you're currently offline