Foto: syaria.com

Doa Rasulullah untuk yang Tercekik, Terlempar dan Kehausan

Tatkala Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berjalan menyusuri Al-Hijr, beliau beristirahat di sana dan para sahabat mengambil air dari sumurnya. Para sahabat mentaati perintah Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam tersebut, kecuali dua orang dari Bani Saidah. Salah seorang dari mereka berdua keluar untuk buang hajat, sedang yang satu lagi keluar mencari untanya.

Orang yang keluar untuk buang hajat tercekik di tempat buang hajatnya. Sementara temannya yang mencari untanya, terbawa angin hingga terlempar di dua gunung Thayyi’. Peristiwa ini dilaporkan kepada Rasulullah kemudian beliau mendoakan orang yang tercekik di tempat buang hajat kemudian ia sembuh. Adapun orang satunya terlempar angin di dua gunung Thayyi’, orang-orang Thayyi’ menyerahkannya kepada Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam tatkala beliau kembali ke Madinah.

BACA JUGA: Seorang Pemuda yang Wafat di Pangkuan Rasulullah

Ketika Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam berjalan menyusuri Al-Hijr seraya bersabda, “Rumah orang-orang yang berbuat zalim tidak boleh kalian masuki, kecuali kalian dalam keadaan menangis karena khawatir tertimpa musibah seperti yang mereka alami.”

Keesokan harinya, kaum Muslimin mencari-cari air namun mereka tidak menemukannya, lalu hal tersebut dilaporkan kepada Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam yang kemudian berdoa. Tak lama berselang, Allah mengirim awan yang menurunkan air hujan hingga kaum Muslimin tidak lagi kehausan dan bisa membawa perbekalan air sesuai kebutuhan mereka. []

BACA JUGA: Dua Tawaran dari Allah untuk Rasulullah

Sumber: Sirah Nabawiyah perjalanan lengkap Kehidupan Rasulullah/ Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani/ Akbar Media

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Karena ini Rasulullah Menangis

Akhirnya mereka menunjuk Khalid bin Al-Walid. Yang mana setelah mengambil bendera, dia bertempur dengan hebat dan gagah berani.

you're currently offline