Foto: GetDrawings

Di Balik Surat Palsu Atas Nama Utsman Bin Affan (Bagian 2 Habis)

Sementara yang lain menuduh Marwan bin al-Hakam (penulis dan pemegang stempel khalifah) berkhianat. Namun, jika seandainya memang iya, maka ia akan memerintahkan pembawa surat tuk pergi sejauh mungkin dari rombongan Mesir, bukan malah menampakkan batang hidung.

BACA JUGA: Di Balik Surat Palsu atas Nama Utsman Bin Affan (Bagian 1)

Lantas, sesampainya rombongan ke Madinah, mereka menunjukkannya kepada para sahabat Rasulullah yang ada di sana. Setelah melihat surat tersebut, sebagian sahabat membawanya kehadapan Utsman dan bertanya padanya perihal surat tersebut di hadapan penduduk Mesir. Dan dengan nama Allah, Utsman bersumpah bahwa tidak melakukan hal demikian. Tapi pemberontak tak cukup sampai di situ.

Mereka bertanya, “Bagaimana mungkin ada stempelmu di surat tersebut?

Utsman menjawab, “Bisa saja seseorang dipalsukan tulisan dan stempelnya.”

Mereka bertanya kembali, “Surat itu dibawa oleh budakmu dan ia menunggangi untamu?”

Utsman menjawab, “Demi Allah, aku tidak mengetahuinya sama sekali.”

Dan pemberontak memojokkan Utsman (lagi) melalui perkataan yang menyakitkan. Padahal, seandainya surat itu ditulis tanpa sepengetahuan beliau, maka ini bukan berarti menunjukkan kelemahan beliau dalam pemimpin. Mengingat Utsman juga manusia yang dapat berbuat lalai, serta menjadi korban makar. Adapun surat ini juga bukanlah surat palsu pertama yang disebarkan para pemberontak.

Diriwayatkan dari Masruq, Aisyah RA berkata ketika Utsman terbunuh, “Kalian meninggalkannya bagaikan pakaian bersih dari noda, lalu kalian datang menyembelihnya seperti domba.”

Masruq berkata, “Ini sebab perbuatanmu. Engkau menulis surat pada masyarakat menyuruh mereka untuk memberontak padanya.”

BACA JUGA: Aisyah: Wahai Rasulullah, Apa Tebusan atas Apa yang Aku Lakukan Ini?

Aisyah membantah, “Demi Allah, yang orang mukmin beriman pada-Nya dan orang kafir inkar pada-Nya. Aku tidak pernah menulis apa pun, hitam di atas putih sampai aku duduk di tempatku ini.” []

Oleh: Nida Nur Fadillah

Sumber: Utsman Bin Affan: Tragedi Kematian Sang Khalifah/Abu Jannah/Pustaka Al-Inabah: Jakarta.

About Dini Koswarini

Check Also

Sekelumit Baju Besi Ali

Merekahlah senyum Ali, namun ia tak memiliki bukti atas pengakuan tergugatnya itu.

you're currently offline