Picture: Shutterstock

Burung yang Buta Serta Unta yang Menangis

Layaknya nabi Sulaiman as. yang memiliki mukjizat dapat berbicara dengan binatang. Rasulullah saw. selaku manusia paling mulia diberikan anugrah berupa mukjizat yang luar biasa yaitu bisa berbicara dengan binatang, bahkan bukan satu atau dua mukjizat yang Allah berikan kepada Rasulullah saw.

Dikisahkan oleh Anas ibn Malik r.a. Suatu hari ia pergi ke gurun bersama Rasulullah Saw. Di sana, mereka menyaksikan seekor burung yang sedang berkicau. Beliau bertanya kepada Anas, “Apakah kau tahu, apa yang dikatakan burung itu?”

“Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.”

“Burung itu mengatakan, ‘Ya Allah, Engkau telah menghilangkan penglihatanku dan Engkau menciptakanku dalam keadaan buta. Maka, berilah rezeki kepadaku, karena aku lapar.”

Tiba-tiba, Rasulullah Saw. dan Anas r.a. melihat burung lain datang membawa belalang di mulutnya dan memasukkannya ke mulut burung yang buta itu. Setelah makan, burung itu kembali berkicau. “Apakah kau tahu apa yang dikatakan burung itu barusan?” tanya Rasulullah Saw. lagi.

“Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.”

“Burung itu mengatakan, ‘Segala puji bagi Allah yang tidak melupakan siapa pun yang mengingat-Nya,'” jelas beliau.

Dalam riwayat lain, disebutkan bahwa burung itu berkata, “Barangsiapa yang tawakal kepada Allah, Dia akan mencukupinya.”

Kisah yang nyaris serupa dialami sahabat Abdullah ibn Ja’far. la mengisahkan bahwa suatu hari ia menemani Rasulullah Saw. dalam suatu perjalanan. Di tengah perjalanan, Rasulullah Saw. ingin buang hajat. Biasanya, beliau suka dinding yang tinggi atau rerimbunan pohon kurma yang berdekatan sebagai tirainya. Maka, beliau pergi ke balik sebuah dinding (bangunan) milik orang Anshar. Ternyata, di dalamnya ada seekor unta jantan. Ketika Rasulullah Saw. melihatnya, unta itu merintih seraya meneteskan air mata. Melihat keadaannya, Rasulullah Saw. mendekatinya dan menghapus air matanya. Unta itu pun diam, tak lagi merintih. Rasulullah Saw. bertanya, “Siapakah pemilik unta ini?”

Datang seorang pemuda Anshar lalu Rasulullah Saw. bertanya, “Siapakah pemilik unta ini?”

“la milikku, wahai Rasulullah.”

“Apakah kamu tidak takut kepada Allah yang telah mengaruniakan unta ini kepadamu? Sungguh, unta ini mengadu kepadaku bahwa kau membuatnya lapar dan susah.” []

Sumber: 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah Saw/ Fuad Abdurahman/Naura Book/ Jakarta, 2015

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Seperti Apa Haji yang Mabrur Itu?

Suatu kali, Al-Hasan bin All bin Abi Thalib ditanya tentang haji yang mabrur.

you're currently offline