Picture: Ilustration

Berikan Kesempatan kepadaku Untuk Membalas

Sebelum perang Badar dimulai, Rasulullah memegang busur untuk meluruskan barisan para sahabat. Beliau melewati Sawad bin Ghaziyyah yang agak maju dari barisannya. Maka Rasulullah gunakan busur itu untuk menekan perut Sawad dengan maksud agar sawad meluruskan barisannya.

“Luruskan, Sawad!”

Namun Sawad menjawab, “Sakit, wahai Rasulullah. Allah telah mengutusmu dengan kebenaran dan keadilan. Berikan kesempatan kepadaku untuk membalas!”

Seketika itu Rasulullah membuka bajunya seraya berujar, “Silahkan membalas!”

Ternyata Sawad bukan membalasnya melainkan memeluk Rasulullah dan mencium perut beliau.

“Mengapa engkau lakukan ini, Sawad?” tanya Rasulullah kepada Sawad.

“Wahai Rasulullah, engkau melihat sendiri perang akan terjadi. Aku ingin di kali terakhir bersamamu kulitku menyentuh kulitmu.”

Maka ketika itu juga Rasulullah mendoakan kebaikan untuknya. []

Sumber: Nabi Muhammad di Hati Sahabat/ Penulis: Walid al-A’zhami/ Penerbit: Qalam/ 2016

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Saya Saudara Jauh Muawiyyah

Ada seorang lelaki tak dikenal ingin datang menjumpai Muawiyyah. Di depan rumah, ia berjumpa pertama kali dengan penjaga gerbang.

you're currently offline