Foto: Shutterstock

Berbaris seperti Para Malaikat di Sisi Tuhan

Suatu hari, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bertemu dengan sejumlah sahabat di Masjid Nabawi, Madinah. Kemudian, beberapa sahabat lain datang ke masjid. Setelah mengucapkan salam dan berbagi sapa dengan beliau, mereka langsung menuju ruang shalat untuk melaksanakan shalat.

BACA JUGA: Berada di Tangan Siapa Pemerintahan Islam Ini Setelah Rasulullah Wafat?

Ketika sedang mengucapkan salam, seseorang di antara mereka mengangkat tangan ke kanan dan kiri. Melihat hal tersebut, beliau hanya tersenyum.

Namun, ketika mereka menemui beliau seusai shalat, beliau pun berkata kepada mereka, “Mengapa kulihat kalian mengangkat tangan seperti ekor kuda yang sedang berjemur? Bersikap tenanglah ketika kalian sedang shalat. Cukuplah seseorang meletakkan tangan di pahanya, lantas mengucapkan salam kepada saudaranya ke arah kanan dan kirinya.”

Kemudian, ketika ada beberapa orang lain lagi yang sedang melaksanakan shalat bergerombol—tidak berbaris rapat dan lurus—beliau pun menemui mereka selepas shalat dan berkata, “Mengapa kulihat kalian tidak berbaris seperti halnya para malaikat berbaris di sisi Tuhan?”

BACA JUGA: Mengapa Malaikat Jibril dan Mikail Menangis?

“Wahai Rasul,” tanya mereka, “bagaimana para malaikat berbaris di sisi Tuhan mereka?”

“Sahabat-sahabatku, mereka menyempurnakan shaf depan dan meluruskan, serta merapatkan shaf shalat,” jawab beliau. []

Sumber: Pesona Ibadah Nabi: Shalat Zakat Puasa Haji/Karya: Ahmad Rofi` Usmani/Penerbit: Mizania/2015

About Dini Koswarini

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline