Foto: bangxwazan

Bagaimana Rasulullah Dimandikan Tatkala Berpulang ke Pangkuan Allah?

Ibnu Ishaq berkata: Yahya bin Abbad bin Abdulah bin Zubair bercerita kepadaku, dari ayahnya, Abbad, dari Aisyah Radhiyallahu Anha, ia berkata: Tatkala para sahabat hendak memandikan Rasulullah, mereka berbeda pendapat paham tentang tata cara memandikan jenazah beliau. Mereka berkata: “Demi Allah, bagaimana kalau kita lepas pakaian Rasulullah sebagaimana kita biasa melepas pakaian jenazah-jenazah kita atau kita biarkan saja jenazah beliau tetap dengan pakaiannya.”

Tatkala mereka berbeda pendapat tentang tata cara memandikan jenazah Rasulullah, tiba-tiba Allah membuat mereka tertidur hingga dagu mereka semua berada di dada mereka. Setelah itu, seseorang dari pojok rumah, yang tidak mereka ketahui siapa orang tersebut, berkata kepada mereka: “Hendaklah kalian memandikan jenazah Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam tanpa melepas pakaian beliau.”

Aisyah melanjutkan: Mereka lalu memandikan jenazah Rasulullah yang lengkap dengan pakaiannya tanpa melepasnya, menyiramkan air ke atas pakaian beliau, dan menggosok beliau dengan menggosok pakaian beliau. []

Sumber: Sirah Nabawiyah sejarah Lengkap Kehidupan Rasulullah/ Ibnu Ishaq syarah & tahqia Ibnu Hisyam/ Muhammad Nashiruddin Al-Albani/ Akbar Media

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline