Picture: Freepik

Aku Sangat Iri pada Para Sahabatku

Ia adalah Abdurrahman bin Auf atau dengan nama lengkapnya Abdurrahman bin Auf az-Zuhri. Biasa dipanggil dengan nama Abdurrahman bin Auf. Ia salah seorang sahabat terkemuka dan termasuk sepuluh orang yang oleh Allah, dijanjikan masuk surga.

Selain itu, ia juga tergolong orang-orang pertama masuk Islam, ia juga termasuk enam orang ahlu syura yang dibentuk oleh Khalifah Umar untuk memilih khalifah penggantinya. Keutamaan lainnya, ia terkenal sangat dermawan, pemberani, serta cerdas. Abdurrahman termasuk salah seorang sahabat yang kaya raya dan dermawan. Ia wafat pada tahun 32 H.

Suatu hari Abdurrahman menangis sejadi-jadinya. Salah seorang sahabat bertanya kepadanya, “Mengapa engkau menangis seperti itu wahai Abdurrahman?”

Abdurrahman menjawab, “Sesungguhnya Mus’ab bin Umair lebih baik daripada aku. Ia wafat pada zaman Rasulullah, dan ia tidak meninggalkan secarik kain pun yang dapat digunakan untuk mengafaninya. Begitu pula Hamzah bin Abdul Muthalib. Aku sangat khawatir jika aku ini termasuk orang- orang yang didahulukan kesenangannya oleh Allah di dunia ini. Aku sangat iri pada para sahabatku itu. Dan aku sangat takut karena hartaku yang melimpah. Karena Allah akan memintai pertanggung jawaban atas hartaku itu.” []

 

Sumber: Ibrahim Abu Abbah. April, 1997. Hak dan Bathil dalam Pertentangan. Gema Insani.

About Dika Nugraha

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Teruslah Maju, Wahai Rasulullah

Sa'ad bin Mu'adz, tokoh suku Aus dan pemuka Anshar, berdiri dan berkata, "Demi Allah, benarkah yang engkau maksudkan adalah kami?"

you're currently offline