Foto: hotsolarwater

Pemuda Yastrib Itu Hanya Diam Walau Dilempar Pasir

Dia seorang pemuda belia dari penduduk Yastrib, datang ke Makkah bersama rombongan utusan AUS, dengan tujuan mencari sekutu dari Quraisy bagi kaumnya untuk menghadapi Khazraj.

Mengetahui hal itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam datang menghampiri mereka dan bersabda, “Apakah kalian memiliki sesuatu yang lebih baik daripada apa yang kalian bawa?”

“Apa itu?” mereka balik bertanya.

BACA JUGA: Ketika Mereka Meminta Doa Nabi Ilyas

“Aku adalah Rasul Allah. Dia mengutusku kepada manusia, untuk menyeru mereka menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya serta menurunkan Al-Kitab kepadaku.” Setelah itu beliau menjelaskan Islam kepada mereka dan membacakan Al-Quran.

Iyas bin Mu’adz berkata, “Wahai kaumku, demi Allah ini lebih baik daripada yang ada pada kalian.”

Abul Haisar Anas bin Rafi’, salah seorang yang ikut dalam rombongan itu memungut segenggam pasir, lalu dia taburkan di muka Iyas, seraya berkata, “Enyah kau! Demi Allah, kami datang bukan untuk urusan ini.”

BACA JUGA: Anak yang Hendak Disembelih

Iyas hanya diam. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam  bangkit dan mereka pulang ke Yastrib tanpa membawa hasil apa-apa dari rencana mereka menjalin persekutuan dengan pihak Quraisy.

Setelah mereka tiba di Yastrib, dan sebelum Iyas meninggal dunia, dia senantiasa bertahlil, bertakbir, bertahmid, dan bertasbih, hingga dia meninggal. Mereka meragukan bahwa dia telah masuk Islam. []

Sumber: Sirah Nabawiyah/ Karya: Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri/ Penerbit: Pustaka Al-Kautsar/ 2017

About Nida Nur Fadillah

Check Also

Teruslah Maju, Wahai Rasulullah

Sa'ad bin Mu'adz, tokoh suku Aus dan pemuka Anshar, berdiri dan berkata, "Demi Allah, benarkah yang engkau maksudkan adalah kami?"

you're currently offline